waktu itu gerimis membasahi kepalaku, ku berjalan bersama temanku yang memintaku menemaninya pulang. dan ku melintasi genangan air di sudut-sudut tangga apartemen-apartemen bobrok 20 tingkat, waktu itu sangat sepi, hampir tak ada manusia yang bahkan melintasi apartemen. kata teman ku"ini lh tempatku tinggal", "lantai berpa?" "lantai 18" "hmm" kataku. tepat ditangga lantai 18 ku mendengar ada sirine polisi lalu-lalang di depan jalan aprtemen, dan suara tembakan terdengar "DUAR!! DUAR!!", "Suara shotgun!" pikir ku, "sudah sampai?" "Sudah" kata temanku sambil memgang puncak tangga, lalu tiba-tiba pintu kamar temanku didobrak oleh orang brutal yg memegang shotgun. "BRAKKKK" "kau..." kataku pelan kepada orang itu. "cpat minggir!! atau temanmu mati!!" kata orang itu sambil memegang leher temanku, "duh gimana ini?" ku cemas sambil melihat bawah tangga yang curam sama seperti jurang, lalu dengan reflek temanku mendorong nya ke tangga yang kebetulan besi penahannya rapuh. "KREKK" AHH!!" dan penjahat itu hampir jatuh dengan bergelantungan memegang besi tangga yang tersisa dengan 1 tangan. TAHAN!! teriak ku, lalu aku menolong penjahat itu dan menariknya ke atas tangga. lalu penjahat itu bertanya:
"Kenapa!!?? kenapa kau menolongku!??
Jika Kalian jadi aku, apa yang akan kalian Jawab?
(Tolong komen nya gan buat menjawab pertanyaan ini :P)
____________
by: Kemal Fauzi
"Kenapa!!?? kenapa kau menolongku!??
Jika Kalian jadi aku, apa yang akan kalian Jawab?
(Tolong komen nya gan buat menjawab pertanyaan ini :P)
____________
by: Kemal Fauzi
0 comments:
Post a Comment